Mengenal SO Android dan Komputer

1. IOS

Pengertian iOS

Kelebihan iOS

• Pengertian IOS

 iOS adalah singkatan dari iPhone Operating System. Dari namanya saja, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa iOS merupakan sistem operasi yang dikembangkan khusus untuk perangkat iPhone.

 iOS dikembangkan oleh Apple, perusahaan yang juga membuat iPhone, iPad, dan juga MacBook.

 iOS tidak sama dengan Android. Karena Android adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan secara open source.

 Sedangkan Apple lebih memilih mengembangkan iOS secara tertutup (close source), dan hanya perusahaan berlogo apel ini yang mengetahui source code nya.

• Sejarah Perkembangan iOS Dan Versi-versinya

Berikut ini adalah sejarah perkembangan iOS dari tahun ke tahun:

1. 2007 – Versi Awal iOS Dengan Nama iPhone OS 1

Pada tahun 2007, iOS pertama kali dikenalkan oleh Apple dengan nama iPhone OS bersamaan dengan diperkenalkannya iPhone 3G.

 Pada saat itu, mendiang Steve Jobs berujar bahwa iPhone OS menggunakan basis kode yang sama dengan OS X.

 Versi pertama iPhone OS ini belum dilengkapi dengan toko aplikasi. Semua aplikasi bawaan yang terdapat pada iPhone adalah aplikasi-aplikasi yang dikembangkan sendiri oleh Apple.

 Mulai dari aplikasi pemutar musik, browser, hingga kalkulator.

2. 2008 – iPhone OS 2

 

Setahun berikutnya, tepatnya pada 11 Juli 2008, Apple mengupdate iPhone OS menjadi versi 2 untuk iPhone 3G.

 Pada versi kedua ini iPhone OS sudah dilengkapi dengan toko aplikasi yang kita kenal dengan nama App Store hingga sekarang.

 Dengan versi kedua ini, para pengguna iPhone 3G dapat menambah koleksi aplikasinya dengan mengunduh langsung dari App Store.

3. 2009 – Hadirnya Copy-Paste Dan IAP

 iPhone OS terus berevolusi. Pada tahun 2009, muncul iPhone OS 3 yang diperkenalkan bersamaan dengan diperkenalkannya iPhone 3GS.

 Pada versi ini muncul fitur yang sangat penting bagi iPhone hingga saat ini, yaitu dukungan in-app purchase, yaitu fitur pembayaran dalam aplikasi.

 Pada versi ketiga ini juga terdapat fitur copy-paste yang sangat membantu para pengguna iPhone 3GS.

4. 2010 – iPhone OS Berubah Nama Menjadi iOS

 Barulah pada tahun 2010, Apple resmi mengumumkan perubahan nama dari iPhone Os menjadi iOS.

 Pada 21 Juni 2010 ini diperkenalkan iOS 4 dengan beberapa fitur baru.

 Salah satu fitur terpenting pada versi ini adalah multitasking, yaitu kemampuan untuk menjalankan lebih dari 1 aplikasi dalam waktu bersamaan.

 iOS juga tidak hanya tersedia pada iPhone saja, tapi juga pada iPod Touch yang diperkenalkan pada tahun yang sama.

5. 2011 – Diperkenalkannya Siri Pada iOS 5

iOS 5


 Pada 21 Juni 2011, tepatnya pada acara Wordlwide Developer Conference, Apple memperkenalkan iOS 5.

 Banyak sekali fitur baru dan menarik yang ditambahkan dalam versi kali ini.

 Tiga fitur baru yang paling populer dan berpengaruh adalah dukungan iCloud, iMessege dan Siri.

 Pada versi kali ini untuk pertama kalinya para pengguna iPhone dapat mengaktivasi iPhone-nya tanpa menggunakan laptop/komputer.

6. 2012 – Diperkenalkannya Apple Maps

 Pada 11 Juni 2012, Apple kembali memperkenalkan iOS versi terbaru. Kali ini sudah masuk pada versi keenam.

 Pada iOS 6 ini, fitur baru yang ditambahkan adalah Apple Maps.

 Namun sayangnya respon para pengguna Apple cukup negatif dengan Apple Maps.

 Versi ini diperkenalkan bersamaan dengan diluncurkannya iPhone 5.

7. 2013 – iOS 7 Diperkenalkan

 iOS terus mendapatkan pembaruan, tepatnya pada 10 Juni 2013, iOS 7 diperkenalkan.

 Pada versi ini banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Apple, terutama dari segi desain.

 Tampilan ikon dan antarmuka secara keseluruhannya telah berubah menjadi lebih datar.

 Beberapa fitur tambahan pada versi ini adalah AirDrop, Control Center, serta dukungan Touch ID yang terdapat pada iPhone 5S.

8. 2014 – iOS 8 Diperkenalkan Dengan Beragam Fitur Baru

ios 8


 Pada 2 Juni 2014, iOS 8 diperkenalkan dengan membawa beberapa fitur baru seperti Family Sharing, Continuity, aplikasi Health dan iCloud Drive.

9. 2015 – iOS 9 Dirilis Dengan Beberapa Aplikasi Bawaan Tambahan

 Pada 8 Juni 2015, iOS 9 dirilis.

 Pada versi ini membawa beberapa fitur baru seperti 3D Touch yang dapat digunakan pada iPhone 6S dan 6S Plus.

 Beberapa aplikasi bawaan baru juga diperkenalkan seperti News, dan berubahnya aplikasi Passbook menjadi Wallet.

10. 2016 – iOS 10 Diperkenalkan

 

ios 10

Pada tahun 2016 iOS 10 diperkenalkan.

 Membawa beberapa perubaha mulai dari Lock Screen yang didesain ulang, fitur Message baru, dan masih banyak lagi.

 Pada versi kali ini Apple juga memperkenalkan API Siri untuk para pengembang aplikasi.

11. 2017 – iOS 11 Diperkenalkan

Selanjutnya adalah versi ke-11 dari iOS yang diperkenalkan pada 19 September 2017 lalu.

 Pada versi ini, Notification Center dan Lock Screen menjadi satu sehingga lebih mudah dipantau.

12. 2018 – iOS 12 Diperkenalkan

iOS 12 merupakan versi paling baru dari iOS hingga saat ini.

 Diperkenalkan pada 17 September 2018 lalu.

 Versi ini lebih menitikberatkan pada stabilitas dan peningkatan performa.

• Kelebihan iOS Dibandingkan OS Mobile Lainnya

 iOS memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan OS Mobile lainnya seperti Android, Symbian dan Windows Phone. Berikut ini adalah beberapa kelebihan iOS:

- Lebih stabil karena dikembangkan terintegrasi langsung dengan hardware-nya (iPhone)

- Memiliki toko aplikasi yang solid berisi banyak aplikasi dan game

- Terintegrasi dengan produk Apple lainnya seperti MacBook, dan iPad

- Secara rutin di update oleh Apple dengan berbagai fitur baru

- Jumlah aplikasi dan games terbanyak dibanding OS smartphone lain.

- Punya kontrol ketat terhadap kualitas aplikasi yang ada di apps store.

- Performa dan kualitas menjalankan aplikasi atau games lebih bagus dibanding smartphone dengan OS lainnya.

- Device lamanya pun bisa mendapat update OS walau secara hardware jauh tertinggal.

- Pelopor could computing (media penyimpanan data secara online).

- Garansi device internasional.

- Harga jual kembali lebih stabil.

• Kekurangan iOS Dibandingkan OS Mobile Lainnya

 Rasanya tidak adil jika kita hanya membahas kelebihan iOS saja tanpa membahas kekurangannya juga. Jadi, berikut ini adalah kekurangan iOS dibandingkan dengan OS Mobile lainnya:

- Hanya tersedia di iPhone

- Lebih banyak aplikasi dan game berbayar

- Kode sumbernya terutup sehingga kita tidak bisa ikut mengembangkannya

- Terkadang  iPhone versi lama tidak mendapatkan update ke iOS versi terbaru

- Harga device nya relatif mahal

- Media konektifitas seperti bluetooth dan WiFi sharing terbatas hanya untuk sesama iOS saja, tapi masih bisa di akali dengan cara membeli aplikasi pihak ketiga di apps store.

- Aplikasi-aplikasi tertentu kebanyakan berbayar.

harus terhubung dengan iTunes jika ingin mengkoneksikan ke PC.

- Tidak ada Slot Micro SD.

- Baterai tidak bisa di lepas ( non-removable)

2. MacOS

Macintosh Operating System atau MacOS adalah sistem operasi GUI pertama besutan Apple Inc. yang digunakan untuk mengoperasikan komputer Macintosh.

• Sejarah MacOS

Sistem operasi MacOS atau Macintosh Operating System pada awalnya dinamakan OS X oleh perusahaan pengembangnya yakni Apple Inc. Mendengar nama Apple ini mungkin sebagian orang tidak menyangka karena memang lebih identik pada produk smartphone dengan iOS sebagai sistem operasinya.

Namun ternyata sebagai salah satu perusahaan raksasa penyedia berbagai macam perangkat lunak, Apple Inc juga turut andil dalam meluncurkan MacOS untuk pertama kali pada tahun 1986. Dengan penggunaan desain yang elegan penciptaan MacOS juga melibatkan orang – orang penting yakni Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld.

Jef Raskin sebagai salah satu orang yang terlibat juga turut andil dalam pemberian nama Macintosh ini yang diambil dari jenis apel kesukaannya. Setelah kemunculannya pertama kali pada tahun 1986, MacOS mengalami beberapa kali pengembangan atau update, bahkan sempat berganti nama menjadi MacOS X server pada tahun 2001 yang menjadi penerus dari MacOS 8 dan MacOS 9. Penggunaan “X” ini juga ditafsirkan beberapa pihak menjadi sebuah kewajiban karena penggunaan basis Unix dalam pembuatannya.

MacOS X server pada dasarnya memang mirip dengan versi aslinya, namun dengan catatan bahwa dalam mencakup keperluan piranti lunak untuk keperluan manajemen dalam komputer dengan skala lebih besar. Selain itu masih ada fitur – fitur tambahan lain yang disediakan seperti SMTP, SMB, LDAP dan DNS dengan lisensi OS yang juga berbeda.

Kelebihan dan Kekurangan MacOS

kelebihan dan kekurangan MacOS

Kelebihan MacOS

  1. Penggunaan GUI (Graphical User Interface) pada MacOS menjadikan tampilannya lebih menarik dan elegan sehingga sangat cocok untuk keperluan desain serta multimedia.
  2. Penggunaan basis UNIX yang diterapkan menjadikan pemakaiannya lebih stabil serta dalam segi keamanan juga sangat terjamin (bebas dari virus, spyware dan malware).
  3. Kompatible bagi semua sistem operasi. Artinya anda tidak perlu khawatir jika membuat dokumen dalam format tertentu seperti PDF, HTML, MP3, TEXT, DOC, XLS dan lainnya di MacOS karena bisa juga dijalankan pada sistem operasi lain.
  4. Dari segi kemudahan penggunaan juga cukup terjamin karena anda secara langsung dapat mencoba sekaligus belajar mengenai cara penggunaannya, selain itu support hardware pada MacOS juga cukup jelas.
  5. Untuk mencari data dalam harddisk, penggunaan internet juga sangatlah mudah dan dapat dilakukan dengan memasukkan kata kunci.
  6. Kemampuan dalam hal backup system juga sangat baik dan dapat dilakukan secara otomatis sehingga anda tidak perlu mengkhawatirkan perubahan – perubahan yang terjadi pada data tidak tersimpan.
  7. Dan masih banyak lagi

• Kekurangan MacOS

  1. Dibalik semua keunggulan yang ditawarkan ternyata MacOS masih memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah harga yang cukup tinggi mengingat pihak Apple sendiri juga selalu memberikan harga tinggi pada semua produknya termasuk juga sistem operasi MacOS.
  2. Sistem operasi MacOS memang lebih cenderung digunakan hanya pada keperluan desain grafis saja, bahkan sistem ini tidak mensupport keperluan gaming.
  3. Pada suatu komputer MacOS tidak bisa digunakan bersamaan dengan sistem operasi lain, tidak seperti Windows yang juga mampu menjalankan Linux meskipun dalam pengemasan VirtualBox.
  4. Pihak Apple sebagai pengembang juga tidak pernah memberikan lisensi kepada semua perusahaan yang ingin hardwarenya mensupport MacOS, sehingga tidak bisa dirakit sendiri oleh siapapun.

3. Microsoft Windows

pengertian windows dan sejarah windows lengkap

 Dengan adanya Windows, pengguna tidak perlu lagi mengetikkan perintah melalui command line layaknya pada MS-DOS. Cukup dengan menggunakan mouse atau keyboard, pengguna dapat memberikan perintah untuk membuka menu, kotak dialog, menjalankan aplikasi, menghapus file dan lain sebagainya.








Fungsi Windows

Berikut merupakan beberapa fungsi dari sistem operasi Windows:

  1. Menghubungkan antara aplikasi dan perangkat keras, sehingga dapat terintegrasi bekerja secara konsisten dan stabil.
  2. Mengendalikan dan mengelola sumber daya yang sedang dijalankan, termasuk perangkat lunak dan perangkat keras pada komputer
  3. Mengelola proses yang terdiri dari persiapan, penjadwalan, serta pemantauan program yang sedang dijalankan.
  4. Mengelola data input dan output serta mengendalikannya.

• Sejarah Windows

  Windows pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985. Setelah berpuluh tahun kemudian, banyak hal yang telah berubah, namun beberapa juga tetap dipertahankan. Untuk lebih mengenal sejarah Windows dari versi awal hingga versi saat ini, mari simak sejenak sejarah Windows berikut ini.

Windows 1 – November 1985

Windows 1 – November 1985

Dari sinilah Windows bermula, perkembangannya dipelopori oleh Bill Gates, yang juga seorang founder Microsoft. Windows 1 original diluncurkan pada tahun 1985, yang merupakan percobaan pertama terhadap antarmuka grafis (GUI) versi 16-bit. Ciri khas Windows 1 adalah sangat bergantungnya pada penggunaan mouse.

Untuk membantu pengguna agar lebih familiar terhadap sistem ini, Microsoft juga turut menyertakan sebuah game, yaitu Reversi yang cara memainkannya sangat bergantung pada kontrol mouse, sehingga membuat orang terbiasa menggerakkan mouse.

Windows 2 – Desember 1987

Dua tahun setelah Windows 1 diluncurkan, Windows terus dikembangkan, terbukti dengan diluncurkannya Windows 2 pada Desember 1987. Salah satu inovasi terbesar yang muncul di Windows 2 adalah kemampuannya untuk meminimalkan atau memaksimal diri, yang dahulu hanya bisa dilakukan dengan “iconising” atau “zooming”. Control panel dan berbagai pengaturan lainnya dijadikan satu sehingga memudahkan penggunanya, hal ini pun bertahan hingga saat ini.

Windows 3 – Mei 1990

Windows 3 – 1990

Windows pertama yang membutuhkan hard drive diluncurkan pada tahun 1990. Windows 3 merupakan versi Windows yang membuatnya tersebar luas dengan sukses yang kemudian menyaingi Macintosh milik Apple Inc.dan Commodore Amiga. Windows 3 memperkenalkan kemampuan untuk menjalankan program MS-DOS, yang juga mendukung 256 warna sehingga interface terlihat lebih berwarna. Permainan kartu Solaitaire merupakan salah satu inovasi dalam Windows 3.

Windows 3.1 – 1992

Pada tahun 1992, Windows 3.1 diperkenalkan dengan ciri khas utama berupa adanya font TrueType. Permainan Minesweeper mulai bisa dimainkan dengan Windows 3.1 yang memerlukan RAM sebesar 1 MB untuk dapat bekerja. Windows 3.1 juga merupakan versi windows pertama yang didistribusikan melalui CD-ROM.

Windows 95 – Agustus 1995

Hal yang paling menonjol dari Windows 95 adalah diperkenalkannya tombol Start dan Menu Start, yang sampai saat ini masih ada dan terletak di pojok kiri bawah layar. Windows 95 juga memperkenalkan sistem 32-bit, yang dapat melakukan multitasking.

Tidak hanya itu, Windows 95 juga dibekali dengan taskbar sehingga akan mempermudah pengguna dalam mengoperasikan OS ini. MS-DOS masih memiliki peran penting bagi Windows 95, yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai program. Internet Explorer mulai dikenalkan pada versi Windows ini.

Windows 98 – Mei 1998

Windows 98 – Juni 1998

Diluncurkan pada tahun 1998, Windows versi ini sudah dilengkapi dengan Internet Explorer 4Outlook ExpressWindows Address BookMicrosoft Chat, dan NetShow Player. Netshow Player kemudian digantikan dengan Windows Media Player pada Windows 98 edisi ke-2 pada tahun 1999.

Penggunaan USB mulai berkembang pesat pada Windows 98, termasuk USB hubs dan USB mice. Salah satu perubahan besar yang juga terjadi pada Windows 98 adalah adanya Windows Driver Model untuk komponen komputer dan accesories, yaitu sebuah driveryang mendukung semua versi Windows di masa setelahnya.

Windows Millenium Edition (ME) – September 2000

Banyak yang berpendapat bahwa Windows ME merupakan versi yang kurang begitu bagus. Walau begitu, Windows yang diluncurkan pada September 2000 ini memperkenalkan beberapa konsep penting untuk para penggunanya, seperti sistem recovery otomatis. Pada Windows ME, pertama kali diperkenalkan Internet Explorer 5.5Windows Media Player 7, dan Windows Movie Maker.

Windows 2000 – Februari 2000

Dapat dikatakan sebagai kembaran Windows ME, karena lahir pada tahun yang sama. Windows 2000 selanjutnya dikembangkan menjadi Windows XP. Pada Windows 2000, hal yang paling menonjol adalah mulai diperkenalkan sistem hibernation yang terletak bersamaan dengan shutdown, restart dan stand by.

Windows XP – Agustus 2001

Windows XP – Oktober 2001

Windows XP merupakan salah satu versi Windows yang paling banyak disukai oleh pengguna. Berbasiskan Windows 2000 dan juga elemen yang ramah pengguna dari Windows ME, pada Windows XP, menu Start berwarna hijau dan taskbar memiliki tampilan visual yang sangat baik. Pada Windows XP, diperkenalkanlah ClearType, sebuah program yang didesain untuk memudahkan sebuah teks dibaca pada layar, juga beberapa inovasi lainnya seperti CD-burning, dan fitur autoplaydari sebuah CD.

Windows XP merupakan operating system yang paling lama digunakan, bahkan update dari Windows XP masih tersedia hingga April 2014, 13 tahun setelah pertama kali diluncurkan. Masalah terbesar yang dihadapi Windows XP adalah keamanannya (walaupun terdapat firewall di dalamnya). Karena kepopulerannya, banyak hacker yang mengeksploitasi program atau sistem Windows XP, misalnya pada bagian Internet Explorer.

Windows Vista – November 2006

Windows XP mengalami tingkat popularitasnya 6 tahun setelah diluncurkan, setelah kemudian Windows Vista hadir pada November 2006. Pada Windows Vista, tampilan Windows lebih fokus pada elemen transparan, seperti search dan security di dalamnya. Pada Windows Vista, terdapat Windows Media Player 11, dan IE 7, juga terdapat speech rocognition, Wondows DVD Maker, serta Photo Gallery di dalamnya.

Walau begitu, Windows Vista sering membuat penggunanya terganggu karena request berbagai macam aplikasi yang ditawarkan. Windows Vista juga berjalan dengan sangat lambat pada komputer lama, bahkan beberapa versi Vista tidak dapat digunakan di PC tertentu. Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa Windows Vista ini merupakan “produk gagal“.

Windows 7 – Juli 2009

Windows 7 – Oktober 2009

Windows 7 diluncurkan dengan misi memperbaiki berbagai macam masalah dan kritik yang diterima oleh Windows Vista. Microsoft menambah kemudahaan pengguna dengan desain dari Windows 7 yang lebih baik. Windows 7 dapat dijalankan dengan lebih cepat, stabil, dan mudah, sehingga banyak pengguna yang akhirnya beralih ke Windows 7 dari sebelumnya XP atau Vista.

Windows 8 – Oktober 2012

Dipasarkan pada Oktober 2012, Microsoft berharap Windows 8 menjadi primadona baru bagi pengguna komputer (yang sebelumnya sudah puas dengan Windows 7). Hal yang paling mencolok dari Windows 8 adalah adanya widget untuk menggantikan daftar berbagai program di tombol Start.

Walaupun begitu, tampilan desktop masih sedikit mirip seperti Windows 7. Windows 8 dapat dijalankan dengan lebih cepat (terutama pada proses booting) dibanding versi Windows sebelumnya. Windows 8 juga dilengkapi dengan USB 3.0.

Windows 8.1 – Oktober 2013

Windows 8.1 – Oktober 2013

Sebelumnya, Windows 8 tidak memiliki tombol Start di bagian dekstopnya. Hal ini kemudian diperbaiki oleh Microsoft dengan dihadirkannya Windows 8.1 yang dirilis pada Oktober 2013 . Windows 8.1 memunculkan kembali tombol Start, namun dengan ikon yang bergambar empat jendela (logo Windows versi flat), bukan tulisan “Start”. Kembalinya tombol Start ini diharapkan agar lebih memudahkan pengguna yang masih menggunakan mouse dan keyboard tanpa layar sentuh.

Lokasi tombol Start pada Windows 8.1 sama dengan Windows 7, yakni berada di pojok kiri bawah desktop. Perbedaan lain antara Windows 8.1 dengan 8 terletak pada ukuran tile pada Start Screen. Ukuran tile pada Windows 8.1 terlihat jauh lebih fleksibel dan bervariasi.

Windows 10 – Juli 2015

Windows 10 – 30 September 2014

Windows 10 ini dirilis pada Juli 2015. Pada Windows 10 tetap dipertahankan tombol Start dengan desktop yang lebih seimbang. Windows 10 ini memiliki tampilan yang elegan dan minimalis sehingga membuat penggunanya nyaman dalam menggunakannya.

4. Linux

• pengertian linux

Pengertian Linux adalah sistem operasi yang menggunakan kernel linux. Kernel sendiri adalah bagian terkecil dari sistem operasi yang bertugas untuk melakukan manajemen cpu, memori dan perangkat -perangkat tambahan lain.

Linux adalah OS yang bersifat open source,yang berarti kode-kode sumber linux dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas oleh siapapun. Lisensi linux yang berada dibawah naungan GNU pun Gratis, kita tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun jika ingin menggunakannya.

• Sejarah Linux

Cikal bakal Linux adalah sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie pada tahun 1969. Ken dan Dennis ini juga merupakan penemu dari bahasa pemrograman C, yang mana menjadi dasar dari bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Kode sumber UNIX dikembangkan menggunakan bahasa C sehingga mudah pemindahannya ke berbagai platform. Oleh karena itu UNIX mendapat respon dan perhatian yang besar.

Dengan berkembangnya UNIX yang sangat cepat, akhirnya UNIX terpecah menjadi dua aliran yaitu yang dikembangkan oleh Universitas Berkley dan yang dikembangkan oleh AT&T.

Selain itu juga mengakibatkan banyak perusahaan yang ingin memegang kendali dalam bidang sistem operasi. Oleh karena itu ditetapkanlah spesifikasi standar UNIX oleh IEEE (The Institue of Electrical and Engineers) dengan mengemangkan Posix.

Sejak saat itu muncul berbagai macam jenis UNIX, salah satunya yaitu Minix yang dikembangkan oleh A.S. Tanenbaum yang bertujuan untuk pendidikan.

Kemudian pada tahun 1984 mulai mengembangkan proyek GNU dengan membuat software, compiler, editor, textformatters, GUI, libraries, modules, dan masih banyak lagi. GNU didesain supaya kompatibel dengan sistem operasi yang sudah ada yaitu UNIX.

Pada tahun 1990 GNU telah berhasil membuat semua komponen yang diperlukan untuk mengnebangkan sebuah sistem operasi, yaitu compiler, libraries, aplikasi, user interfae. Tetapi ada satu yang belum selesai yaitu kernel yang merupakan inti dari sistem operasi.

Kemudian pada tahun 1991 Lunus Torvalds yang meruakan mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer dari Universitas Helsinki menulis sebuah kernel dengan menggunakan bahasa C dan diterjemahkan menggunakan GNU CCompiler.

Linus Torvalds menjadikan kode sumber dari Minix untuk dijadikan referensi untuk mengembangkan sistem operasi baru yang kode sumbernya dapat diakses oleh siapa saja.

Kemudian sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Torvalds ini dinamakan Linux. Awalnya Linus ingin memeberi nama Freax yang merupakan gabungan dari “free freak" dan X yang mengacu pada Unix.

Pada bulan September 1991 Linus mengunggah file yang dikembangkannya ke FTP server (ftp.funet.fi).

Kemudian seorang relawan administrator FTP yaitu Ari Lemmke berfikir bahwa nama Freax kurang bagus untuk dijadikan nama kernel. Lalu ia mengubh nama kernel dengan nama Linux tanpa persetujuan Linus.

Dalam mengembangkan Linux, Linus menggunakan tools dari Free Foundation Software dan program-program yang berlisensi GNU GPL(lisensi untuk software bebas dan gratis).

Dan dari sinilah lahir Linux versi 0.01. Linux versi ini belum dapat disebut sebagai sistem operasi secara utuh.

Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus Torvalds kode sumber Linux yang menjadi versi Linux resmi pertama yang dikenalkan ke publik, yaitu Linux versi 0.02 dibawah lisensi GNU GPL.

Saat merilis versi ini Linus menuliskan dalam dokumentasinya bahwa Linux memerlukan software yang disediakan oleh GNU supaya dapat menggunakan Linux seutuhnya.

Kemudian pada tahun 1996 Linus Torvalds mengumumkan logo atau maskot dari Linux yaitu seekor Pinguin yang diberi nama Tux.

Linus memilih hewan pinguin karena dia pernah mengalami pengalaman buruk yaitu digigt oleh seekor pinguin di kebun binatang Australia.

Dalam pemilihan logo pinguin, Linus mengadakan sebuah kontes untuk mendesain logo Linux. Kontes ini dimenangkan oleh Larry Ewing dengan desain gambar pinguin sedang duduk bernama Tux. Kata Tux mengacu pada Torvalds Unix yang berarti tuxedo.

Kelebihan Linux

1. Lisensi Gratis

Linux merupakan sistem operasi yang dapat digunakan oleh siapa saja dengan gratis. Berbeda dengan sistem operasi lain seperti windows yang memerlukan biaya untuk menggunakannya.

2. Menggunakan Kode 32 bit

Dengan menggunakan kode menjadikan Linux berjala dengan baik dan meminimalisir terjadinya crash saat menjalankan aplikasi. Pengguna juga tidak perlu khawatir saat menginstal aplikasi yang tidak sesuai dengan kode bit Linux .

3. Tingkat Keamanan Tinggi

Walaupun bersifat open source, namun Linux memiliki tingkat keamanan yang tinggi dibandingkan sistem operasi lain. Dengan sistem keamanan yang tinggi menjadikan Linux aman dari serangan virus yang dapat mengancam data-data dikomputer.

4. Tampilan Grafis Bagus

Dalam setiap versidan jenis Linux yang dirilis terlihat jelas bahwa Linux sangat memperhatikan dalam hal grafis. Sebagai contoh pada Linux Ubuntu yang memiliki user interface yang bagus dan eye catching.

5. Kode Sumber Linux Dapat Dimodifikasi

Dengan sifat Linux yang open source memungkinkan kode sumber dari Linux untuk dilakukan modifikasi. Tentu hal ini sangat menarik perhatian para programmer.

6. Cocok Dijadikan Sebagai Komputer Server

Linux merupakan sistem operasi yang ringan dan stabil sehingga sangat cocok untuk dijadikan komputer server, admin, dan dapat juga sebagai komputer personal.Salah satu jenis linux yang digunakan sebagai server adalah Linux Debian.

7. Lebih Ringan Ketika Dijalankan

OS linux tidak membutuhkan sumber daya atau resources yang besar untuk menjalankannya, ia bahkan dapat berjalan pada komputer jadul sekalipun. TInggal kita sesuaikan saja dengan kebutuhan kita.

Kekurangan Linux

Selain memiliki kelebihan yang disebutkan di atas, Linux juga masih memilik beberapa kelemahan.

1. Membutuhkan Keahlian Lebih

Dikarenakan Linux masih jarang digunakan oleh masyarakat umum sehingga belum banya teknisi yang mampu melakukan troubleshooting terhadap permasalahan yang ada di dalam Linux.

2. Kurangnya Dukungan Software

Beberapa software populer yang sering digunakan seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan aplikasi populer lainnya tidak kompatibel di sistem operasi Linux.

3. Proses Instalasi dan konfigurasi Sulit

Proses instalasi Linux sedikit lebih sulit dibanding windows, terkecuali pada beberapa distribusi linux yang ditujukan untuk para pengguna awam, seperti misalnya linuxmint.

Macam Macam Distro Linux

1. Red Hat
Red Hat adalah Distro Linux dan menjadi sistem operasi pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager. Red Hat dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Red Hat Inc.

2. CentOS
CentOS (Community Enterprise Operatyng System) dikembangkan oleh The CentOS Project dengan menggunakan kode sumber dari Red Hat.

3. Fedora
Fedora merupakan Distro Linux yang dalam pengembangannya disponsori oleh Red Hat.

4. openSUSE
Distro Linux ini dikembangkan oleh openSUSE Project dengan tujuan supaya kinerja linux lebih stabil dan user friendly.

5. Mandrake (Mandriva)
Sistem operasi Mandrake dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Mandriva. Sistem operasi ini juga menggunakan sistem RPM Package Manager.

6. Debian
Debian diciptakan oleh Ian Murdock dan menjadi salah satu Distro Linux yang paling diminati karena tingkat keamanannya yang tinggi. Debian biasa digunakan sebagai sistem operasi server.

7. Ubuntu
Ubuntu merupakan Distro Linux yang dikembangkan oleh perusahaan asal Afrika Selata yaitu Canonica ltd. Nama Ubuntu juga berasal dari bahasa Afrika Selatan yang berarti Kemanusiaan.

Ubuntu ini merupakan turunan dari Debian. Saat ini Ubuntu menjadi salah satu Distro Linux yang paling populer di kalangan masyarakat umum.

8. Mint
Distro Linux Mint dibuat dengan berbasiskan pada Debian dan Ubuntu. Keunggulan dari sitem operasi ini adalah penggunaannya yang ringan.

5. ANDROID

• Pengertian Android

Pengertian Android adalah sistem operasi yang dirancang oleh Google dengan basis kernel Linux untuk mendukung kinerja perangkat elektronik layar sentuh, seperti tablet atau smartphone. Jadi, android digunakan dengan sentuhan, gesekan ataupun ketukan pada layar gadget anda.

Android bersifat open source atau bebas digunakan, dimodifikasi, diperbaiki dan didistribusikan oleh para pembuat ataupun pengembang perangkat lunak. Dengan sifat open source perusahaan teknologi bebas menggunakan OS ini diperangkatnya tanpa lisensi alias gratis.

Begitupun dengan para pembuat aplikasi, mereka bebas membuat aplikasi dengan kode-kode sumber yang dikeluarkan google. Dengan seperti itu android memiliki jutaan support aplikasi gratis/berbayar yang dapat diunduh melalui google play.

• Sejarah Android

 Di awal pembuatannya, Android ditargetkan bagi penggunaan perangkat kamera digital. Akan tetapi, para pencipta Android, yaitu Andy Rubin, Chris White, dan Nick Sears berpendapat bahwa pasar untuk kamera digital tidak terlalu besar.

Maka dari itu, sistem operasi ini kemudian dialihkan penggunaannya pada ponsel pintar.

Pada tahun 2004, Android mulai dipasarkan dan berhadapan dengan saingan smartphone berbasis sistem operasi Symbian dan Windows Mobile. Di awal pemasarannya ini, Andy Rubin dan partner-nya sulit mendapatkan investor.

Hingga akhirnya, Android berhasil mendapatkan suntikan dana sebesar 10.000 dolar Amerika dari Steve Perlman, seseorang yang kala itu ingin membantu Andy Rubin. Di bulan Juli 2005, Google mengakuisisi Android Inc. dengan uang sebesar 50 juta dolar.

Para pendiri Android kemudian bergabung dengan Google dan memimpin proyek ini. Setelah Google akhirnya berkompetisi juga dalam perangkat ponsel pintar yang dibelinya, yaitu Android, Google akhirnya membuat prototipe.

Prototipe tersebut merupakan smartphone yang memiliki keyboard, seperti mililk Blackberry. Hingga Desember 2006, berita mengenai prototipe Android ini terus tersiar.

Tanpa disangka-sangka, pada tahun 2007, perusahaan Apple merilis iPhone dengan desain smartphone yang hampir seluruh permukaannya menggunakan layar sentuh.

Mulai dari situ, Google memikirkan bagaimana perkembangan smartphone Android untuk ke depannya, mengingat prototipe awalnya menggunakan keyboard tanpa layar sentuh sama sekali.

Untuk menyaingi iPhone, Nokia dan Balckberry merilis ponsel dengan layar sentuh di tahun 2008. Tak ingin kalah dengan kompetitornya, Google juga merilis ponsel dengan layar sentuh, yaitu HTC Dream atau T-Mobile G1.

Namun, tak hanya layar sentuh saja, smartphone ini juga tidak meninggalkan penggunaan keyboard.

• Masa Kejayaan Android

Menurut data dari Kleiner Perkins, tahun 2010 adalah tahun di mana Android untuk pertama kalinya mengambil alih pangsa pasar yang sebelumnya dikuasai Apple dan iPhone-nya, dan terus berlanjut hingga sekarang.

Alasan iPhone bisa kalah dari Android adalah karena ketersediaan smartphone dan harganya. Ketersediaan smartphone Android bisa memenuhi kebutuhan pasar karena sistem operasi ini merupakan sistem operasi Open Source.

Kelebihan Android

1. Merupakan Sistem Operasi Open Source

Siapa saja bisa menggunakannya secara gratis. Para developer atau pengembang dimudahkan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan OS ini untuk smartphone yang dibuatnya.

2. Harganya Beragam

Ada yang terbilang cukup terjangkau, ada pula yang memiliki harga jual tinggi. Sehingga, smartphone Android bisa menjangkau semua kalangan. Namun, semakin tinggi harga, semakin mumpuni pula spesifikasinya.

3. Memiliki Banyak Dukungan Aplikasi

Hal ini juga tidak lepas dari sifat Android yang merupakan sistem operasi Open Source. Pengembang pun diizinkan untuk mengembangkan aplikasi berbasis source code dari Android.

Oleh karena itu, jika Anda masuk ke Play Store, akan ditemukan banyak sekali ribuan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

4. Mudah dimodifikasi

Banyak komponen yang bisa Anda atur ulang atau dimodifikasi, mulai dari ROM hinga custom overclock pada sistem operasi. Hal ini bisa berpengaruh terhadap performa ponsel pintar berbasis Android agar bisa bekerja lebih cepat dan sesuai dengan keinginan.

Kekurangan Android

1. Kerja sistemnya cukup berat

Hal ini menyebabkan banyak memori yang dibutuhkan, baik RAM maupun ROM. Bagi smartphone yang memiliki RAM dan ROM berkapasitas kecil, tentu ini akan menghambat performanya.

2. Hasil modifikasi sering menyebabkan sistem bekerja tidak stabil dan kurang optimal

Adakalanya hasil modifikasi mengakibatkan OS menjadi sedikit lelet dan kurang responsif. Nantinya, bisa berpengaruh pada hardware sehingga menjadi cepat panas dan kapasitas memori lebih mudah bocor.

3. Kurang responsif jika disandingkan dengan spesifikasi hardware yang tidak baik

Hal ini terjadi ketika kapasitas penyimpanan ram atau kecepatan processor yang digunakan rendah.

Perkembangan Android

1. Astro 1.0 (Alpha)

Android Alpha


Versi pertama android dirilis 23 September 2008. awalnya versi ini akan dinamai astro namun karena hak cipta penamaan, pihak android tidak menggunakan nama ini secara komersil. Versi android 1.0 sempat disematkan pada ponsel jenis HTC dream.

2. Bender 1.1 (Beta)

Android Beta


Versi Bender 1.1 yang dirilis 9 Februari 2009 memiliki masalah sama seperti versi 1.0, yakni hak penamaan merk. di versi 1 dan 1.1 ini google play store yang sekarang kita kenal masih meluncur dengan nama android market.

3. Cupcake 1.5

Android Cupcake


Versi ketiga andoid dirilis 27 April 2009. Di versi ini barulah secara komersil android muncul dengan nama pencuci mulut, Nama cupcake dipilih menjadi nama versi ini. Fitur baru yang muncul di versi ini salah satunya adalah on-screen keyboard.

4. Donut 1.6

Android Donut


Versi yang dirilis pada 15 September 2009 ini memiliki peningkatan pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Donut 1.6 sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1 x, VPNs. Pada update-an versi kali ini, android berfokus pada penambahan penggunaan jaringan dan layar.

5. Eclair 2.0 – 2.1

Android Eclair


Eclair 2.0 – 2.1 dirilis pada 26 Okttober 2009. Dari versi inilah sampai sekarang kita mengenal fitur navigasi di Google maps, yang pada akhirnya menggantikan fungsi peta konvensional dan sangat membantu mobilitas masyarakat.

6. Froyo 2.2

Android Froyo


Froyo atau disingkat dari frozen yoghurt merupakan versi Android yang rilis pada 20 Mei 2010. Salah satu fitur yang muncul di versi ini adalah kunci pin pada ponsel dan pemolesan sistem-sistem yang sudah ada sebelumnya.

7. Gingerbread 2.3

Versi Android Gingerbread


Versi ini dirilis pada 6 Desember 2010. Dalam versi ini pembaharuan lebih banyak dari sisi hiburan, mulai dari dukungan format video. Dan yang paling fenomenal adalah dukungan kamera depan pada ponsel yang membawa trend foto selfie.

8. Honeycomb 3.0/3.1

Android Honeycomb


Versi honeycomb diluncurkan pada 22 Februari 2011. Versi ini diluncurkan untuk penggunaan OS android pada tablet. Versi ini mendukung multi prosesor dan akselerasi hardware untuk grafis serta virtual buttons. Merk tablet pertama yang menggunakan ini adalah Motorola Xoom.

9. Ice Cream Sandwich 4.0

Android ICS


Ice Cream Sandwich 4.0 diluncurkan 19 Oktober 2011. Fitur yang ada di versi tablet dimasukan ke dalam ICS 4.0 ini, termasuk juga dengan penampahan fitur baru seperti face unlock, aplikasi email dan rekap penggunaan data internet.

10. Jelly Bean 4,1/4.2/4.3

Android Jelly Bean


Di tahun 2012, android mengeluarkan versi Jelly Bean. Lewat versi Jelly Bean (4.1) google now mulai diperkenalkan, ia berfungsi untuk voice assistent untuk berbagai keperluan secara cepat.

Pada versi 4.2 terdapat fitur photo sphere untuk panorama, daydream sebagai screensaver, power control, dsb. Sedangkan versi 4.3 adalah pemutakhiran dari versi sebelumnya.

11. KitKat 4.4

Android Kitkat


Versi KitKat diluncurkan 31 Oktober 2013. Versi yang sebelumnya bernama Key Lime Pie ini membawa peningkatan signifikan dalam hal user experience.

Versi Kitkat optimal berjalan pada kapasitas penyimpanan yang lebih besar dari versi Android sebelumnya. Disarankan perangkat harus memiliki minimal RAM 512 MB.

12. Lollipop 5.0

Android Lollipop


Versi lollipop launching 12 November 2014 dan tersedia resmi melalui over the air (OTA). Perubahan yang paling menonjol dalam versi L ini adalah User Interface yang didesain ulang dan dibangun dengan “material design".

13. Marshmallow 6.0

Android Marshmallow


Versi marshmallow muncul di 5 Oktober 2015 dengan memperkenalkan beberapa fitur canggih, diantaranya adalah search bar, perizinan aplikasi dan juga sensor sidik jari.

14. Nougat 7.0

Android Nougat


Versi nougat menampilkan perubahan besar untuk android. fitur-fitur terbaru yang hadir diantaranya adalah multi-window yang memungkinkan pengguna menggunakan 2 aplikasi secara bersamaan, selain itu dalam versi ini dirilis juga 63 emoji baru.

15. Oreo 8.0

Android Oreo


Orea 8.0 dirilis pada 21 Agustus 2017 dengan menambah lebih banyak fitur multi tasking dan perombakan bagian notifikasi. Pengguna bisa mengatur mana saja notifikasi yang ingin ditampilkan.

Tampilan UI-nya juga lebih rapi dan segar, serta difokuskan untuk memudahkan pengguna mengakses aplikasi dan mencari informasi.

16. Pie 9.0

Android Pie


Android versi 9 yang dinamai Pie diluncurkan pada 6 Agustus 2018. dilansir dari kompas setidaknya ada beberapa fitur yang ditambahkan dari versi sebelumnya diantaranya adalah smart reply dari notifikasi, navigasi berbasis gestur, adaptive battery, digital wellbeing dll.

17. Android 10

Android 10


Versi android terbaru adalah Android 10. Ia tidak lagi menggunakan nama dessert atau makanan penutup seperti versi A-P sebelumnya. Salah satu alasannya adalah karena pihak android tidak menemukan makanan yang berasal dari awalan Q.

Komentar